04 Agustus 2009

tak tahu apa2...

Dikiranya aku sudah benar2 melupakannya..sungguh ku katakan dia tak tahu apa2
Dikiranya aku sudah tak pernah lagi memikirkannya..sungguh ku katakan dia tak tahu apa2
Dikiranya aku tak lagi perduli padanya..sungguh ku katakan dia tak tahu apa2...
Entah, aku tak tahu lagi harus bicara apa..ini memang salahku, tuk mau berpisah darinya, itu semua mauku, tuk tak lagi bersama, itu semua kehendakku..
tapi adilkah jika dia menilaiku begitu?? sungguh ku katakan dia tak tahu apa2.
aku sudah lelah dengan semua masalahku...aku tak mau lagi menambah beban di pundakku..
tuk memintanya pergi, pasti menyakitkan..aku tahu.
tuk memintanya agar tak usah lagi mengharapkanku, pasti pedih baginya..aku tahu.
tapi sungguh ku rasa ini yang terbaik bagi kita..bukan hanya bagiku semata..percayalah!
ku hanya ingin dia mendapatkan yang terbaik, ku hanya ingin dia bahagia dengan orang yang jauh lebih mencintai dan menyayanginya..berlebihankah??
sangkanya aku mengacuhkannya, sungguh ku katakan dia tak tahu apa2..

Di, suatu hari dia kan tahu kenapa...

3 komentar:

  1. karna sikapmu,, dia ga tau apa2. bukan salah dia, kan? karena dia ga tau apa2. semoga suatu saat dia tau segalanya walaupun sakit ataupun pedih.Karena selama ini dia selalu mengingatmu mengingat semuanya. Tapi di, jangan salah paham dia hanya ingin ada komunikasi yang baik antara kamu dan dia...

    BalasHapus
  2. ya...someday dia bakalan tau kenapa kok...dan aku juga pengen minta maaf setulus2nya dari dia..aku tahu, dia tulus, aku tahu dia menyayangiku, dan aku tahu, aku tlah membuatnya terluka, membuatnya remuk, tapi akupun tahu, dia adalah wanita yang tegar,yang kuat, dan aku berdoa semoga dia mendapatkan pengganti yang tak akan pernah mengecewakan dan membuatnya terluka

    BalasHapus
  3. semoga suatu saat kamu sadar betapa pentingnya arti kesetiaan, betapa sakitnya ketika kesetiaan kita ga dianggap betapa pedih rasanya ketika kita merindukan betapa sedihnya ketika kita harus menerima suatu kekalahan betapi hancurnya ketika kita menerima kenyataan yang kita ga tau alasannya..di ketika kita menerima suatu keputusan dan kita tak tau alasannya bagaimana? di.. dia hanya ingin tau alasannya ketika dia menerima suatu keputusan hanya itu yang dia mau, dia ga terluka lagi..

    BalasHapus