30 Agustus 2009

the time when we were together...

you'll be one of my greatest history ever!!! I still remember the moment we first met..and stared each other, and then smiled...yuhuuu...I was melting when I saw your smile...my heart felt stop beating for a while...and suddenly I can't breathe...now, though that moment has gone, I can still remember it clearly..as if it has been part of my inseparable memory, even though I suffer from amnesia but, it won't be able to erase..to banish...I swear!!
then, we became closer, sending a message and calling each other, it had been our activities, before finally we decided to be a couple...we had passed so much time together, though from the distance, we trusted each other, and shared about so many things, till the day I had to leave you...
the day that might be unforgettable for you and of course for me too...the day when your heart was hurt...
the day when I realize that we can't be together anymore.. *(at that time I thought that perhaps this goodbye is just for the time being, but then I knew, that it could be for ever )
we had to split up,, leaving all the memories we had...forgetting the left things...and I do really know that your heart has been hurt by me so bad...
I'm disappointing you...I know it, but what can I do?! only a wish for you, that you'll find another one better, because I do believe that you deserve it!
so, since that time, we're just a friend...common friend..like others...

Di, ..................

28 Agustus 2009

saat...

ketika kau mempunyai seseorang untuk diharapkan, dan ketika kau memiliki seseorang untuk kau cintai, dan kau rindu...
ketika itulah kau tak lagi merasakan kehampaan..dan hidupmu tak akan pernah lagi sama...
saat kau tak sengaja duduk bersebelahan dengannya, kau akan sangat bahagia..
saat kau tak sengaja berpapasan dengannya, kau akan sangat gembira...
senyum kan senantiasa tersungging di bibirmu...
ketika kau mempunyai seseorang untuk diharapkan, dan ketika kau memiliki seseorang untuk kau cintai, dan kau rindu...
maka saat itulah, kau kan merasakan pahit dan manisnya...
pahit saat kau tahu dia tak lagi sendiri, pahit saat kau lihat ia bercanda berdua, mesra tapi bukan denganmu
pahit saat kau tahu kau tak akan bisa menyentuhnya...
manis, saat bersama..meski hanya sekejap
manis, saat kau berbagi cerita, meski hanya sesaat..
manis, saat kau tahu bahwa dia pun merasa hal yang sama denganmu...

Di, dan kau pun kan merasakannya... :-)

23 Agustus 2009

Sekaranglah saatnya

Ketika malam2mu tak lagi dihiasi zikir kepada-Nya...
ketika malam2mu hanya tuk memikirkan yang kau cinta...
lalu kau membuat Sang Maha, cemburu padamu...
lalu kau membuat Sang Maha, meninggalkanmu..

Ketika malam2mu tak lagi diisi dengan syukur kepada-Nya...
ketika malam2mu hanya kau isi dengan cintamu pada dia...
lalu kau terbuai lupa
lalu kau terlena

Ketika malam2mu tak pernah lagi tuk bersujud kepada-Nya..
ketika malam2mu hanya kau habiskan tuk melihat gambarannya...
lalu kau tersesat jauh...
lalu kau tak tau arah..

maka sekaranglah saatnya, tuk bangkit kembali,,
nyalakan lentera iman yang tlah redup, untuk kembali bercahaya..
dan sekarang pulalah saatnya, tuk mengiba, memohon pada-Nya
pada Sang Maha Cinta...Sang Maha Adidaya

maka sekaranglah saatnya memohon ampunan
atas segala salah dan kekhilafan..
dan kembali menata iman, yang telah berserakan
pada Sang Maha Pengampun...Sang Maha Menyaksikan...

Dan bila sekarang tak jua kau sadar dan kembali...
dan bila kau hanya melewatkan bulan sakral ini tanpa sesuatu yang berarti
maka kau akan benar2 merugi..bukankah ampunan-Nya begitu besar,,
bukankah Cinta Kasih-Nya begitu dekat..
bukankah Ridho-Nya begitu terbuka lebar..
bukankah Rahmat-Nya begitu lekat...

Kau bahkan amat jarang mengingat-Nya
melupakan nama-Nya di dalam hari2mu...
menghina ke-Maha-an-Nya dengan dosa2mu
mengejek ke-Maha-an-Nya dengan kesombonganmu..

Maka sekaranglah saatnya...tuk kembali mengiba...
mengetuk kembali pintu taubat...
kembali menjadi manusia yang sadar..
bahwa tanpa-Nya kita bukanlah apa2...

Maka sekaranglah saatnya...tuk kembali merenda..
merajut hubungan yang tlah terpupus...
kembali bersandar sepenuhnya pada Dia
bahwa tanpa-Nya kita hanyalah debu belaka...

Di, termenung lalu merenung...

20 Agustus 2009

karena itulah yang kita namakan cinta...

kalau kamu bilang ini karma, mungkin ada benarnya...tapi mungkin juga salah...
karena cinta bukanlah masalah pilihan..dan kau tak akan pernah tahu kapan kau akan jatuh cinta,
bahkan kau tak akan pernah tahu kapan kau akan kehilangannya...ya..sekali lagi, kau tak akan bisa menentukan pilihan cintamu...dan begitupun aku...
karena itu, aku tak pernah menyesali, mencintai seseorang yang mungkin tak akan pernah mencintaiku...semua rasa sakit, semua rasa sedih, penantian, dan bahkan yang lebih menyakitkan dari itu pun..aku nikmati..dan inilah yang ku namakan pengorbanan...
dan ketika kau mencintai seseorang, maka semua yang kau rasakan itu, tak akan ada artinya lagi..
seperti rasanya seseorang yang rela menemui kekasihnya yang berada jauh darinya, semua lelah, semua penat, terbayar saat mereka bisa berjumpa...
seperti rasanya seseorang yang dengan susah payah meyakinkan kekasihnya, semuanya terbayar saat mereka kemudian saling percaya...
bahkan saat kau hanya bisa mencintainya, tanpa bisa dicintainya...semuanya pun terbayar!
karena mencintai adalah candu, karena mencintai laksana ekstasi...
yang membuatmu ingin merasakannya lagi, lagi dan lagi...
sekalipun kau merasa sakit, sekalipun kau merasa perih...
semua kan kau lakukan...sekalipun terkadang dengan bertaruh nyawa...
karena cinta memperkenalkan kita pada indahnya pengharapan,
karena cinta mempertemukan kita pada sakitnya pengorbanan,
namun, justru karena itulah cinta begitu menjadi candu...
karena cinta itu tak melulu hitam, karena cinta itu tak melulu putih
justru karena itulah cinta selalu dinanti kehadirannya...

Di, tak pernah menyesali cinta....

19 Agustus 2009

lagi2.....ku rasakan yang seperti ini...

aku marah...aku cemburu...aku capek...aku hampir gila....
kamu hadir lagi di dalam hari2ku...setelah ku pikir ku bisa bernapas lega..
tapi aku salah...kau kembali membuatku merasakan sesak di dada...
dengan tatapan sembunyi2 mu padanya...
aku yang salah..menyukaimu...padahal kau menyukai dia...
aku yang salah mengharapkanmu...padahal kau menatap dia...
aku butuh seseorang tuk kucurahkan rasa hatiku...tapi tak kutemukan
cuma dengan tulisan ku bisa lampiaskan...semua yang tengah aku rasakan...
aku remuk redam...lagi...aku menangis...lagi...aku cemburu...lagi....
mungkin aku yang bodoh...memang ku akui
mungkin aku yang tolol...sekali lagi ku akui...
aku tak ada apa2nya dibanding dia...aku jauh kalah dari dia...aku bukan siapa2...
tapi ya Tuhan...aku pun berhak bahagia...aku pun manusia biasa
yang punya rasa, yang punya hati...yang bisa terluka
aku bukan siapa2..
tapi ya Tuhan...aku pun berhak mencinta...aku pun ingin disayang
dengan sayang yang tulus, yang dari hati, bukan sekedar ucapan..
dia memang jauh lebih baik dan lebih pantas dariku..aku tahu...aku sadari sepenuhnya..
tapi sungguh..aku hanya ingin mencintaimu..utuh..tulus..
bukankah cinta bukan perkara pantas dan tak pantas!?
dan kalau pun aku dibilang tak tahu diri, tak berkaca aku siapa
bukankah cinta bukan masalah pilihan?!
andai cinta bisa memilih, pasti akan kupilih yang lain...
tapi sekali lagi...cinta bukanlah pilihan...

Di, (T.T) is in grief...

18 Agustus 2009

ketika tak sengaja teringat padamu...

semalam..tiba2 aku ingat kamu..aku mengingat semuanya...dari awal saat aku mulai menyadari bahwa ada sesuatu yang mengusik di hatiku, 26 Februari 2009 hingga saat akhir Mei, saat aku memutuskan untuk coba melupakanmu, mengenyahkan bayang dirimu dari hati dan benakku..
mungkin bukan kamu yang terbaik bagiku, mungkin bukan aku yang tercipta untukmu...tapi sungguh aku bahagia pernah mencintaimu, sungguh aku bahagia pernah menyayangimu..sungguh aku tak pernah merasa menyesal membuang2 waktuku untuk mengharapkanmu...sekalipun tak pernah terbersit untuk itu...
rasanya...waktu berlalu begitu cepat..perlahan ku telah jauh melangkah, pergi darimu, melupakan masa lalu, namun tak dapat ku bohongi diri ini, bahwa masih ada serpihan sayang yang tersisa, tertancap kuat di hatiku, serpihan yang terkadang terasa membeling di hati, serpihan yang seringkali masih terasa perih, linu, namun bagai candu, yang membuatku ingin merasakannya lagi, lagi dan lagi..aku selalu berdoa pada Tuhan, tuk tunjukkan jalan-Nya yang terbaik, bagiku, dan tentunya bagimu...semoga kelak, kau dan aku bahagia, meski tak bersama, kau dengan yang lain, dan aku dengan yang lain, setidaknya..aku pernah menjadi sejarah bagimu, dan begitupun kamu...

Di, benci kalau tiba2 ingat kamu..tapi rindu..

16 Agustus 2009

kamu bilang...

kamu bilang kamu akan kembali...arghhh!! itu berarti aku kan melihatmu lagi, padahal aku masih belum mampu, menatap senyuman manis dibibirmu pun aku tak bisa..
kamu bilang kamu akan kembali...arrghh!! berarti kan kembali aku diliputi gundah, kembali aku kan diselimuti resah, kala beradu pandang denganmu...aku tak mau!!
kamu bilang kamu akan kembali..arrghhh!! padahal baru beberapa lamanya aku bisa berlega2 tak bertemu dirimu..yang membuatku selalu sedih, dan tak menentu...aku benci merasakan itu!!!
kamu bilang tinggal sebentar lagi..arghhh!! tiba2 ku berharap bisa menghentikan waktu, agar tak pernah ada hari itu, hari kedatanganmu, biar ku bisa tertawa lepas, tanpa duka didalamnya..duka yang muncul setiap kali tak sengaja ku melihatmu...
kamu bilang tinggal sebentar lagi..argghh!! andai aku tlah mampu melupakanmu sepenuhnya, andai tak ada lagi serpihan sayang tersisa, pasti kata2 itu tak akan ada maknanya...tapi semua tak pernah lagi sama..
kamu bilang tunggu aku, arrghhh!! andai saja kamu tak pernah ku sayang, andai saja kau tak pernah ku cinta,, tapi sampai saat ini, masih bayang2mu menghantui aku, masih senyum manismu, tatapan matamu, menyita benakku..
kamu bilang tunggu aku,,,ya aku kan menunggumu,,meski kan terasa menyesakkan dada saat perjumpaan itu, meski kan menyakitkan, saat pertemuan itu...namun kau tetap kan kutunggu...

Di, dan kamu bilang...

12 Agustus 2009

And I am dreamin'

tonight..i am alone..and as always, I am trapped in loneliness..and suddenly, your face appears in my mind, slow..but sure..it's getting clearer..and even more, clearer than before..
you smile to me..with so-unforgettable-smile-ever!
don't you know, how deep my love is..how I have to bear this longing feeling alone..no one can understand what I've felt..
this loneliness kills me, this stuff makes me sick! I am crazy for you..I am trying to forget you, but beneath it all, you're still in my deepest hearth..and it's hard for me erasing you from my mind.
I am just a weak man, and fractious...and I just be honest with my self, that I am still loving you badly!!
hope you'll come and bring me a glass of happiness, hope you'll bring me to the place where we can stay together..a place that no one can get into, but you and me..and we can be happy, happily never after like in the folklore ...

Di...is dreaming...hehehe..

11 Agustus 2009

the moment when we were...

saat indah saat bersamamu..

saat yang menyenangkan saat menatap wajahmu..

saat yang tak terlupakan saat tertawa bersamamu..

saat yang menyentuh saat melihat tangisanmu..

saat yang menyakitkan saat meninggalkanmu..

Di, saat yang tak akan pernah terlupa...

10 Agustus 2009

karena namamu...

karena namamu berarti pelita...karena itulah namamu begitu indah..
karena namamu sama dengan nama adikku yang tlah tiada...karena itulah namamu begitu spesial..
karena kamu tlah memperkenalkan aku pada cinta..karena itulah namamu begitu istimewa..
karena bersamamu semua begitu indah..karena itulah namamu sulit terlupa..
karena kamu yang pertama dengan tulus menyayangiku...karena itulah namamu begitu tak biasa..
karena kamu cinta pertamaku...karena itulah namamu begitu terpatri kuat di hati..
Dian...

karena kamu menyadarkanku kembali pada indahnya cinta...karena itulah namamu begitu manis
karena denganmu aku semakin memahami arti mencinta..karena itulah namamu begitu tak terlupa
karena mengingatmu membuka kenangan manis bersama..karena itulah namamu tak tergantikan
karena bersamamu, aku rasakan kesetiaan, dan ketulusan..karena itulah namamu begitu kuat di dada
karena denganmu, aku merasa lengkap..karena itulah namamu begitu sempurna...
karena aku tlah melukaimu...karena itulah namamu menjadi memori, yang kan selalu menyadarkan aku, betapa egoisnya aku, betapa kejamnya aku..betapa tak berperasaannya aku
Pepi..

Bukan maksudku membandingkan..karena bagiku, keduanya begitu indah, keduanya begitu luar biasa, keduanya begitu sempurna, dan keduanya begitu ku cinta...hanya waktu saja yang menentukan mana yang lebih dahulu dan mana yang kemudian...

Di, dan kalian adalah dua wanita yang terindah yang pernah ku miliki...

07 Agustus 2009

barusan papa telepon...

barusan papa telepon..ahh...setiap kali papa nelepon, aku pasti pengen nangis, bahagia karena papa begitu sayang sama aku, sedih, karena sampai sekarang aku cuma bisa ngerepotin beliau..dan ngerasa berdosa, karena masih belum bisa jadi anak papa yang baik, yang rajin sholat, yang rajin tadarus, yang bener2 konsisten, rajin belajar, kaya papa..aku masih inget dengan jelas, gimana leceknya Qur'an papa, yang selalu dibawa setiap kali papa berlayar, yah!! begitu banyak turus2 yang tertulis di sana, pertanda betapa seringnya papa khatam..sementara aku?! aku baru 3 kali khatam..ah aku malu sama papa...papa cuma lulusan SMA, tapi semangatnya bisa mengantar beliau jadi seorang yang sukses, sementara aku?!? calon sarjana yang pesimistis..
barusan papa telepon..ahhh..jadi inget, betapa papa udah mulai tua, betapa seharusnya papa sebentar lagi tinggal memetik buah kerja kerasnya selama ini, tapi kenyataannya???belum ada satupun anak papa yang kerja, semua masih kuliah dan sekolah...ah..ya Allah, mudahkanlah langkahku tuk bisa meraih sukses..tuk bisa membahagiakan papa...
barusan papa telepon..ahhh..betapa aku bersyukur masih bisa mendengar suara papa..papa sehat, dan seperti biasa, pesannya hanya satu, " rajin sholat ya di!" aku cuma bisa bilang "insyaAllah pah!" karena emang sholatku masih jauh dari sempurna,..
papa..seorang yang luar biasa, sederhana, tak pernah banyak menuntut, selalu ingin yang terbaik buat kami anak2nya, gigih, dan sangat sayang pada kami...thanks God!!
masih inget, dulu masa2 aku masih nakal, setiap papa marahin aku, papa pasti nangis, mungkin ngerasa iba sama aku, atau ngerasa gagal...pah, jangan pernah ngerasa gagal membesarkan kami, kecintaan kami padamu, doa2 yang selalu kami panjatkan buatmu, perjuangan demi membahagiakanmu, itulah bukti keberhasilanmu membesarkan kami...
pah..didi sayang papah...sayaaaaaangg banget..
saat didi nulis ini, didi ga bisa nahan air mata didi, didi sayang papah, didi selalu berdoa buat kebahagiaan papah, didi pengen papah bahagia dunia dan akhirat, didi pengen anak2 papah semuanya mendoakan papah, menyayangi papah, didi selalu berdoa semoga papah selalu dalam lindungan-Nya..
pah...jangan pernah berhenti mencintai kami..keluarga dan anak2mu..
pah...didi sayang sama papah...maafin didi kalo didi punya salah...

Di, love u so much dad!!!

04 Agustus 2009

tak tahu apa2...

Dikiranya aku sudah benar2 melupakannya..sungguh ku katakan dia tak tahu apa2
Dikiranya aku sudah tak pernah lagi memikirkannya..sungguh ku katakan dia tak tahu apa2
Dikiranya aku tak lagi perduli padanya..sungguh ku katakan dia tak tahu apa2...
Entah, aku tak tahu lagi harus bicara apa..ini memang salahku, tuk mau berpisah darinya, itu semua mauku, tuk tak lagi bersama, itu semua kehendakku..
tapi adilkah jika dia menilaiku begitu?? sungguh ku katakan dia tak tahu apa2.
aku sudah lelah dengan semua masalahku...aku tak mau lagi menambah beban di pundakku..
tuk memintanya pergi, pasti menyakitkan..aku tahu.
tuk memintanya agar tak usah lagi mengharapkanku, pasti pedih baginya..aku tahu.
tapi sungguh ku rasa ini yang terbaik bagi kita..bukan hanya bagiku semata..percayalah!
ku hanya ingin dia mendapatkan yang terbaik, ku hanya ingin dia bahagia dengan orang yang jauh lebih mencintai dan menyayanginya..berlebihankah??
sangkanya aku mengacuhkannya, sungguh ku katakan dia tak tahu apa2..

Di, suatu hari dia kan tahu kenapa...