kadang gw sendiri mikir...kenapa manusia harus dihadapkan dengan begitu banyak pilihan, dan seringkali pilihan itu sulit..manusia seringkali berada di persimpangan jalan, yang tak mudah untuk dihadapi, dilema seolah menjadi teman akrab dalam kehidupan..mungkin memang inilah gunanya akal, agar manusia yang tengah berada di persimpangan jalan bisa berfikir lebih bijak, kemana ia harus melangkah, agar tak salah arah..namun, bagaimana dengan pilihan hati?? bukankah hati ini diluar jangkauan akal dan nalar kita?? patutkah kita dipersalahkan ketika kita tiba-tiba jatuh cinta dengan seseorang yang kita tahu bahwa orang itu tak akan pernah mencintai kita? atau patutkah kita disalahkan ketika kita merasa kangen dengan seseorang yang bukan milik kita, tetapi milik orang lain?? salahkah kita ketika kita merasa tak kuasa membendung rasa sayang dan cinta kita pada seseorang yang tidak seharusnya dicintai??? apakah kita layak dipersalahkan untuk itu??
persimpangan jalan yang sulit untuk dipilih,,,disatu sisi kita menyadari bahwa mencintai orang yang salah tidaklah menjadi pertanda baik..dan kita ingin dengan sekuat tenaga untuk membunuh cinta itu...namun, disisi lain, rasa takut saat memulai langkah untuk melupakan orang yang kita cinta itu seringkali juga menyiksa..ragu..sudah yakinkah kita untuk melupakannya...berhenti mencintainya???dan ini adalah persimpangan jalan yang sulit...
lalu...setelah itu..kita cuma bisa menangis, berdoa, menatapi fotonya tanpa henti sembari berharap..."kalaupun aku tak bisa memilikimu di dunia...aku berharap kelak bisa memilikimu di akherat"...dan kembali...menangisi...
ah..pilihan hidup yang sulit..and I hate to be in these situations..
di, is trapped in his own crossroad,,and dunno where should i go... = (
Tidak ada komentar:
Posting Komentar