27 Oktober 2009

renungan sesaat

aku berjalan, dengan angkuhnya, melewati rumah-Mu,
sementara kulihat yang lain tengah bersujud khusyuk,
aku hanya melirik sepintas, lalu berlalu, seolah tak pernah kulihat itu
aku terus berjalan dengan angkuh, seolah tak tersentuh, padahal aku tau aku begitu rapuh
aku terus mencoba tuk tak peduli, acuh, dan tak mau tahu..
namun tak bisa, hati kecil ini terus menderu, menggebu, tuk bersujud pada-Mu,
namun, sekali lagi, aku terlalu sombong, merasa tak memerlukan-Mu,
padahal, aku tak akan pernah bisa tanpa-Mu, tanpa bantuan-Mu, tanpa belas kasih-Mu
aku pun sadar betul, bahwa suatu masa nanti, kesombonganku kan terbayar,
jikalau aku tak juga berusaha tuk berubah, menjadi manusia yang merendah,
aku pun sadar benar, bahwa suatu masa kelak aku kan menyesal,
jika tak juga ku berusaha, mengubah semua perangai, dan keengganan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar